Kay, Bocah 4 Tahun Juara Line Skate, Kembali Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional


Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet cilik asal Lampung. Kay Demas Barra, bocah berusia 4 tahun, sukses mengharumkan nama daerah pada ajang nasional Priangan Slalom Clash 2026 yang digelar di Graha Mandala Siliwangi pada 24–29 April 2026.

Kejuaraan inline skate bergengsi tingkat nasional tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada kategori beginner boys, Kay tampil penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan luar biasa di usianya yang masih sangat dini.

Dalam ajang tersebut, Kay berhasil meraih prestasi gemilang dengan membawa pulang 2 medali emas dan 1 medali perak, dengan rincian:

Fish Slalom – Medali Emas

Skate Cross – Medali Emas

Classic Slalom – Medali Perak


Prestasi ini melengkapi torehan sebelumnya pada ajang Bekasi Open 2025, di mana Kay juga sukses meraih dua medali emas pada kategori Fish Slalom dan Skate Cross di kelas beginner.

Diketahui, Kay mulai menekuni olahraga inline skate sejak usia 3 tahun. Meski baru berusia 4 tahun, Priangan Slalom Clash 2026 menjadi kejuaraan nasional keduanya, sekaligus bukti konsistensi dan bakat luar biasa yang dimilikinya.

Hendro, ayah Kay, mengungkapkan rasa bangga sekaligus harapannya terhadap perkembangan sang anak.

“Saya berharap Kay dapat terus konsisten dalam berlatih, tetap semangat, dan tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada, sehingga bisa terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” ujarnya.

Inline skate sendiri merupakan salah satu cabang olahraga yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Lampung. Pembinaan olahraga ini berada di bawah naungan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB PORSEROSI), yang saat ini fokus menjaring atlet-atlet berbakat sejak usia dini.

Dengan munculnya talenta muda seperti Kay, diharapkan adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya KONI Provinsi Lampung dan KONI Kota Bandar Lampung, untuk memberikan dukungan serta pembinaan berkelanjutan. Hal ini dinilai penting agar para atlet berprestasi dapat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga level internasional.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama